THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Minggu, 01 November 2009

Manfaat Internat
Sejalan dengan meningkatnya peranan informasi dalam bisnis maupun teknologi, akses terhadap sumber dan jaringan informasi menjadi semakin penting bagi para profesional. Internet adalah jaringan informasi komputer mancanegara yang berkembang sangat pesat dan pada saat ini dapat dikatakan sebagai jaringan informasi terbesar di dunia, sehingga sudah seharusnya para profesional mengenal manfaat apa yang dapat diperoleh melalui jaringan ini.
Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.

Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu
a. sebagai media interpersonal dan massa;
b. bersifat interaktif,
c. memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.

Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan media konvensional.
Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. Metoda talk dan chalk, ”nyantri”, ”usrah” dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dianalogikan dengan ”usrah”, dimana pakar akan berdiskusi bersama anggota mailing list. Metoda ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara pembelajaran yang efektif seperti pada metoda ”usrah”.

Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi :
•arus informasi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat;
•kemudahan mendapatkan resource yang lengkap,
•aktifitas pembelajaran pelajar meningkat,
•daya tampung meningkat,
•adanya standardisasi pembelajaran,
•meningkatkan learning outcomes baik kuantitas/kualitas.

Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa internet bukanlah pengganti sistem pendidikan. Kehadiran internet lebih bersifat suplementer dan pelengkap. Metoda konvensional tetap diperlukan, hanya saja dapat dimodifikasi ke bentuk lain. Metoda talk dan chalk dimodifikasi menjadi online conference. Metoda ”nyantri” dan ”usrah” mengalami modifikasi menjadi diskusi melalui mailing list.

Read More......

Senin, 26 Januari 2009

Soal 1 – Jaringan Lan an Wifi


1. Ciri-ciri jaringan komputer adalah sebagai berikut ini, kecuali….
a. Berbagi pakai perangkat keras (hardware)
b. Berbagi pakai perangkat lunak (software)
c. Berbagi user (brainware)
d. Berbagi saluran komunikasi (internet)
e. Berbagi data dengan mudah.
Jawaban :c. Berbagi user (brainware)

2. Setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server disebut jaringan …
a. Peer to peer
b. Client and server
c. Local Area Network
d. Bus
e. Tree
Jawaban :a. Peer to peer

3. Salah satu tipe jaringan komputer yang umum dijumpai adalah….
a. Star
b. Bus
c. WAN
d. Wireless
e. Client-server
Jawaban :e. Client-server

4. … adalah sebuah perangkat untuk meneruskan Internet ke client yang terhubung dengan server.
a. Proxy
b. Switch
c. Router
d. Gateway
e. Gatekeeper
Jawaban :b. Switch

5. Skema desain pembangunan sebuah jaringan komputer dikenal dengan istilah….
a. Tipe
b. Topologi
c. Geografi
d. Skalabilitas
e. Media transmisi
Jawaban :b. Topologi

6. Berikut ini jenis topologi jaringan komputer, kecuali ….
a. Star
b. Bus
c. Ring
d. Mesh
e. Three
Jawaban :e. Three

7. Salah satu keuntungan jaringan komputer menggunakan topologi bus adalah ….
a. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
b. Kepadatan lalu lintas pada jalur utama
c. Diperlukan repeater untuk jarak jauh
d. Lay out kabel kompleks
e. Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa menggangu workstation lain.
Jawaban :d. Lay out kabel kompleks

8. Kombinasi pengkabelan straight pada jaringan komputer yang sesuai dengan standart internasional adalah ….
a. White orange – orange - white green – blue - white blue - green – white brown - brown
b. White orange – orange - white green – green - white blue - blue – white brown - brown
c. White green – green - white orange – blue - white blue - orange – white brown - brown
d. White orange – orange - white green - green - white blue - blue – white brown - brown
e. Orange – white orange – green – white green - white blue - blue – white brown - brown
Jawaban :a. White orange – orange - white green – blue - white blue - green – white brown - brown

9. IP Address 126.46.5.6 termasuk dalam IP Address kelas ….
a. A
b. B
c. C
d. D
e. E
Jawaban :a. A

10. Software utiliti yang bekerja pada komputer dan didesain untuk memberikan IP Address ke komputer disebut ….
a. DNS
b. Gateway
c. Protokol
d. DHCP
e. Ipconfig
Jawaban :b. Gateway

11. Perintah “PING” pada jaringan digunakan untuk hal-hal yang berikut ini, kecuali …
a. Menguji fungsi kirim sebuah NIC
b. Menguji fungsi terima sebuah NIC
c. Menguji kesesuaian sebuah NIC
d. Menguji konfigurasi TCP/IP
e. Menguji koneksi jaringan
Jawaban :c. Menguji kesesuaian sebuah NIC

12. Untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada komputer kita digunakan perintah ….
a. Ping
b. IPConfig
c. Tracert
d. Traceroute
e. Nslookup
Jawaban :b. IPConfig

13. Tipe file yang digunakan oleh linux secara umum adalah ….
a. INF
b. FAT
c. NTFS
d. EXT3
e. FAT32
Jawaban :d. EXT3

14. Umumnya apabila kita memiliki RAM sebesar 128 MB, maka alokasi minimal yang direkomendasikan untuk partisi linux swap adalah ….
a. 0 MB
b. 64 MB
c. 128 MB
d. 256 MB
e. 512 MB
Jawaban :b. 64 MB

15. Untuk mengubah urut-urutan booting sebelum melakukan instalasi sistem operasi, kita harus melakukan setting pada ….
a. BIOS
b. Kernel
c. TCP/IP
d. Windows
e. IP address
Jawaban :a. BIOS

16. Pembagian ruang dalam sebuah hardisk diistilahkan dengan ….
a. Divisi
b. Partisi
c. Kernel
d. File system
e. Sistem Operasi
Jawaban :a. Divisi

17. Kemampuan sistem operasi untuk menjalankan berbagai perintah dalam waktu bersamaan disebut ….
a. Multi user
b. Pipelining
c. Threading
d. Multitasking
e. Management
Jawaban :d. Multitasking

18. Inti sebuah sistem operasi disebut ….
a. Core
b. Linux
c. Kernel
d. Compiler
e. Windows
Jawaban :a. Core

19. Sistem yang bertugas mengatur semua perangkat lunak dan keras dalam sebuah komputer sehingga dapat digunakan oleh user disebut sebagai ….
a. Sistem Operasi
b. Sistem Komputer
c. Sistem Manajemen
d. Sistem Pengaturan
e. Sistem Operasional
Jawaban :a. Sistem Operasi

20. Berapa kecepatan akses data pada access point yang memiliki standar kode IEEE 802.11g ….
a. 11Mb/s
b. 54Mb/s
c. 108Mb/s
d. 216Mb/s
e. 432Mb/s
Jawaban :b. 54Mb/s

21. Berapa kecepatan akses data pada access point yang memiliki standar kode IEEE 802.11b ….
a. 11Mb/s
b. 54Mb/s
c. 108Mb/s
d. 216Mb/s
e. 432Mb/s
Jawaban :a. 11Mb/s

22. Berapa frekuensi antena pada sebuah access point (WiFi)….
a. 2.4Ghz
b. 3.1Ghz
c. 1.9Ghz
d. 5.2Ghz
e. 4.2Ghz
Jawaban :a. 2.4Ghz

23. Teks perintah untuk melihat tabel routing pada Windows adalah ….
a. route –n
b. route –a
c. route PRINT
d. route –D
e. route -t
Jawaban :c. route PRINT

24. Teks perintah untuk memeriksa IP address yang kita miliki di Linux adalah ….
a. config
b. setconfig
c. read config
d. ipconfig
e. ifconfig
Jawaban :e. ifconfig

25. Teks perintah untuk memeriksa IP address yang kita miliki di Windows adalah …
a. config
b. setconfig
c. read config
d. ipconfig
e. ifconfig
Jawaban :d. ipconfig

26. Teks perintah untuk memeriksa apakah koneksi jaringan kita sudah terhubung ke depdiknas.org adalah ….
a. ls depdiknas.org
b. vi depdiknas.org
c. cp depdiknas.org
d. ping depdiknas.org
e. install depdiknas.org
Jawaban :d. ping depdiknas.org

27. Salah satu aplikasi proxy server di sistem operasi Linux adalah ….
a. Squid
b. Postfix
c. Squirrel
d. Apache
e. Postgres
Jawaban :c. Squirrel

28. Perangkat yang berfungsi mengatur pemilihan jalur terbaik untuk dilewati paket data dikenal sebagai ….
a. Switch
b. Router
c. Web server
d. Proxy server
e. Name server
Jawaban :d. Proxy server

29. Komputer yang bertugas menyimpan informasi halaman web yang pernah diakses sebelumnya adalah ….
a. Router
b. Web server
c. Proxy server
d. Name server
e. Database server
Jawaban :d. Proxy server

30. Perangkat yang berfungsi sebagai repeater dan sekaligus concentrator dalam sebuah jaringan komputer adalah ….
a. Hub/Switch
b. Server
c. Router
d. Kabel UTP
e. Connector
Jawaban :c. Router

31. Antar muka yang bertugas menerjemahkan satuan informasi terkecil di layer fisik adalah ….
a. NIC/Lan Card
b. USB
c. RJ 45
d. Firewire
e. Kabel UTP
Jawaban :a. NIC/Lan Card

32. 192.168.0.10 merupakan contoh pemberian alamat pada sebuah komputer yang akan dihubungkan dalam sebuah jaringan. Angka-angka tersebut dikenal dengan ….
a. TCP/IP
b. Domain
c. Protokol
d. IP Address
e. Konfigurasi
Jawaban :d. IP Address

33. Satuan informasi terkecil yang dikenal dalam komunikasi data adalah ….
a. Bit
b. Byte
c. Label
d. Packet
e. Segment
Jawaban :a. Bit

34. IP Address yang menunjukkan nomor jaringan (identitas segmen) disebut dengan …
a. Net ID
b. Host ID
c. IP Broadcast
d. IP Public
e. IP Private
Jawaban :a. Net ID

35. Angka 32 bit yang digunakan untuk membedakan Net ID dan Host ID disebut …
a. Subnet Mask
b. Submask
c. IP Broadcast
d. IP Public
e. IP Private
Jawaban :a. Subnet Mask

36. Subnet mask yang digunakan jaringan kelas A adalah…
a. 255.255.255.0
b. 255.255.0.0
c. 255.0.0.0
d. 255.255.255.255
e. 10.0.0.1
Jawaban :c. 255.0.0.0

37. Penulisan IP Address 11000000.10101000.00000001.00001000 dalam bentuk desimal ditulis sebagai berikut ….
a. 192.168.1.8
b. 192.158.1.8
c. 191.168.1.8
d. 190.168.1.8
e. 192.169.1.8
Jawaban :a. 192.168.1.8

38. Penulisan IP Address 10.208.15.240 dalam bentuk binary ditulis sebagai berikut ….
a. 00001010.11010000.00001111.11111000
b. 00001010.11010000.00001111.11100000
c. 00001010.11010000.00001111.11110000
d. 00001010.11010000.00001111.11010000
e. 00001010.11010000.00001111.10110000
Jawaban :c. 00001010.11010000.00001111.11110000

39. Tata cara atau peraturan yang disepakati secara internasional agar sebuah komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lainnya disebut ….
a. Proxy
b. Protocol
c. Prosedur
d. Proposal
e. Program
Jawaban :b. Protocol

40. Software utiliti yang bekerja pada komputer dan didesain untuk memberikan IP Address ke komputer disebut ….
a. DNS
b. Gateway
c. Protokol
d. DHCP
e. Ipconfig
Jawaban :d. DHCP

41. Suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address disebut ….
a. DNS
b. Gateway
c. Protokol
d. DHCP
e. Ipconfig
Jawaban :a. DNS

42. Untuk membuat berbagi pakai koneksi internet (internet connection sharing), minimal komputer yang diperlukan sebanyak ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
Jawaban :b. 2

43. Dalam konfigurasi berbagi pakai koneksi internet (internet connection sharing), IP Address komputer client yang digunakan dimulai pada alamat …
a. 192.168.0.1
b. 192.168.0.2
c. 10.0.0.1
d. 127.0.0.1
e. 202.15.0.1
Jawaban :b. 192.168.0.2

44. Dalam konfigurasi berbagi pakai koneksi internet (internet connection sharing), komputer yang tersambung dengan internet akan berfungsi sebagai …
a. client
b. server / gateway
c. dump
d. switch
e. router
Jawaban :a. client

45. Istilah ttl dalam perintah ping dimaksudkan …
a. Time to loose
b. Time to live
c. Time to leave
d. Time to lost
e. Time to lie
Jawaban :d. Time to lost

46. Perintah untuk mengetahui jalur / rute suatu domain komputer / website mengguna-kan pada system operasi Ms.Windows XP adalah ………
a. ping
b. traceroute
c. tracert
d. ipconfig
e. ifconfig
Jawaban :d. ipconfig

47. Perintah untuk mengetahui jalur / rute suatu domain komputer / website mengguna-kan pada system Linux adalah ………
a. ping
b. traceroute
c. tracert
d. ipconfig
e. ifconfig
Jawaban :e. ifconfig


48. Direktory yang dipergunakan untuk menyimpan file-file penting yang digunakan untuk pemeliharaan system operasi linux adalah ………
a. /home
b. /ect
c. /tmp
d. /bin
e. /var
Jawaban :d. /bin

49. Untuk membuat direktori didalam system operasi linux digunakan perintah…
a. cat
b. cd
c. chmod
d. md
e. mkdir
Jawaban :e. mkdir

50. Yang bukan merupakan perintah mengakhiri linux adalah…
a. Shutdown –h now
b. Halt
c. Shutdown –r now
d. Reebot
e. Quit
Jawaban :e. Quit

Jawab Pertanyaan dibawah ini:

1. Jelaskan apa yang di maksud dengan:
a. Router : sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.

b. Switch/Hub : sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.
c. Modem : Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

d. Lan Card : perangkat utk menghubungkan jaringan internet bisa juga utk menghubungkan komputer 1 dg yg lainnya (membuat jaringan) yg menggunakan kabel UTP dg colokannya namanya Rj45e. IP Addressjawab:Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

e. IP Address : perangkat utk menghubungkan jaringan internet bisa juga utk menghubungkan komputer 1 dg yg lainnya (membuat jaringan) yg menggunakan kabel UTP dg colokannya namanya Rj45e. IP Addressjawab:Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
2. Sebutkan program-program yang berjalan di atas Sistem Operasi Windows yang berlicensi gratis (free licensi)! Minimal 10 : Sistem Operasi Windows berlisensi gratis
Modzilla Firefox
7 Zeep
Open Office
WinRaR
Adobe Reader 9.0
Foxit Reader 9.0
Java Rantime Environment
Net Framework
Direct X
ATI Catalyst Drivers.

3. Sebutkan macam-macam distro linux yang anda ketahui! Minimal 10 : Macam-macam Distro Linux
Xandros
Ubuntu
Kubuntu
Mandrake 10
Fedora Core 4
Lycoris
Knoppix 3.6
Simpty Mepis
Redhat 9
suSE

4. Sebutkan macam-macam virus yang belakangan ini menyerang sistem operasi Windows dan jelaskan dampak dari terkena virus tersebut! Macam-macam Virus
-Virus WormVirus yang membuat jaringan komputer menjadi lambat, membuat komputer menjadi crash, & membuat komputer sulit mengakses ke orang lain.
-Virus TrojanVirus yang membuat komputer dapat dikontrol oleh seseorang lewat internet.
-Virus SpywareVirus yang melambatkan komputer, & memakan resource yang ada di komputer.
-Virus BrontokVirus yang memperlambat komputer, menghilangkan menu folder options, memanipulasi setting folder options sehingga file hidden tidak dapat ditampilkan, & menyembunyikan ekstensifile pada windows Explorer.
-Virus Trojan Leader Virus yang menyerang apabila kita mendownload data dari internet. Virus ini akan menginjeksi file.dll ke internet explorer.exe yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.
-Virus W32.Beagle.CO@mmVirus yang mengirimkan emailmassal terhadap situs yang mempunyai tingkat keamanan rendah. Virus ini dapat menghapus kunci-kunci registry dan bagian-bagiannya dan mungkin memblok akses ke jaringan keamanan website.
-Virus W32/zafi-BVirus yang menyerang peer to peer dan email virus akan dicopy dengan sendirinya pada sistem folder windows yang akan diberi nama otomatis secara acak.
-Virus W32/Mytab-ExVirus yang menyebarkan email massal dan Trojan IRC yang mirip dengan W32 Mytob-gh.32/mytob-ex terus-menerus di belakang layar, menyediakan pintu belakang bagi server untuk menjangkau komputer kain via IRC channel. Virus ini menyebar dengan sendirinya terutama kepada attachments email address.
-Virus Backdoor. ZagabanVirus Trojan yang satu ini menginjeksi komputer tertentu untuk digunakan sebagai tempat berlindung untuk merusak network atau jaringan terkait.
-Virus W32/Netsky-PVirus ini mampu menyebarkan email massal dengan sendirinya kepada alamat email yang diproduksi oleh suatu file pada PC/Local drive.

5. Sebutkan urut-urutan warna pada kabel lan untuk membuat sambungan Cross dan Straight! Standard kabel UTP :
Putih orange-orange, putih hijau-hijau, putih biru-biru, putih coklat-coklat
Kabel Straight :
Putih orange-orange, putih hijau-biru, putih biru-hijau, putih coklat-coklat
Kabel Cross :
Putih hijau-hijau, putih orange-biru, putih biru-orange, putih coklat-coklat


Read More......

Jumat, 09 Januari 2009

Perawatan Pada Harddisk


Menurut beberapa penelitian perangkat komputer yang paling rawan dari masalah keruksakan adalah

hardisk, artinya hardisk perlu perawatan yang agak lebih preventif yakni tindakan pencegahan terhadap berbagai kemungkinan keruksakan yang terjadi kapan saja. Menurut persahaan pembuat hardisk, diperkirakan hardisk mempunyai usia antara 25000 sampai 200000 jam pemakai sebelum rusak.
Kemungkinan-kemungkinan yang memperpendek usia hardisk adalah :

* Panas yang berlebihan
* Guncangan
* Keruksakan komponen
* Pemakaian yang yang asal-asalan


Faktor yang dapat mempengaruhi kerusakan hardisk adalah : Terlalu sering memformat hardisk, belum pernah melakukan defrag terhadap hardisk, tidak menggunakan stabilizer, membuka tutup casing hardisk dll

Read More......

Rabu, 07 Januari 2009

Windows Server 2003 berhubungan dengan Virus

Untuk komputer yang menjalankan Windows Server 2003, Windows 2000, atau Windows XP
Jangan memindai file dan folder berikut ini. File ini tidak beresiko diinfeksi. Apabila memindai file ini, akan terjadii masalah kinerja yang serius karena penguncian file. Di mana seperangkat khusus file diidentifikasi menurut nama, kecuali file yang ada di luar folder.

Terkadang, keseluruhan folder harus dikecualikan. Jangan mengecualikan salah satu dari file menurut ekstensi nama berikut ini. Contohnya, jangan mengecualikan semua file yang berekstensi .dit. Microsoft tidak memiliki kontrol atas file lain yang mungkin menggunakan ekstensi yang sama seperti file berikut ini.

* File yang berkaitan dengan Perbaruan Microsoft Windows atau Perbaruan Otomatis
o File database Perbaruan Windows atau Perbaruan Otomatis. File ini terletak di dalam folder berikut:
%windir%\SoftwareDistribution\Datastore
Kecualikan file Datastore.edb.
o File log transaksi. File ini terletak di dalam folder berikut:
%windir%\SoftwareDistribution\Datastore\Logs
Kecualikan file berikut:
+ Edb*.log

Catatan Karakter wildcard mengindikasikan bahwa mungkin terdapat beberapa file.
+ Res1.log
+ Res2.log
+ Edb.chk
+ Tmp.edb
+

Untuk pengontrol domain Windows Server 2003
Karena pengontrol domain memberikan layanan yang kritis kepada klien, resiko gangguan kerja karena kode yang berbahaya dari virus harus diminimalkan. Perangkat lunak antivirus adalah cara yang secara luas diterima untuk mengurangai resiko infeksi virus. Instal dan konfigurasi perangkat lunak antivirus sehingga resiko terhadap pengontrol domain dikurangi sebanyak mungkin dan sehingga kinerja dipengaruhi sesedikit mungkin. Daftar berikut ini memuat rekomendasi untuk membantu Anda mengkonfigurasi dan menginstal perangkat lunak antivirus di pengontrol domain Windows 2000 atau di Windows Server 2003:

Peringatan Microsoft menyarankan Anda menerapkan konfigurasi khusus berikut ke konfigurasi uji untuk memastikan bahwa pada lingkungan tertentu tidak memperkenalkan faktor yang tidak diinginkan atau membahayakan stabilitas sistem. Resiko dari terlalu banyaknya pemindaian adalah file ditandai sebnagai telah diubah dengan tidak benar, yang menghasilkan banyaknya replikasi di dalam Direktori Aktif. Apabila pengujian memverifikasi bahwa replikasi tidak dipengaruhi oleh rekomendasi berikut, Anda dapat menerapkan perangkat lunak antivirus ke lingkungan produksi.

Catatan Rekomendasi tertentu dari vendor perangkat lunak antivirus dapat menggantikan rekomendasi di dalam artikel ini.

* perangkat lunak antivirus harus diinstal pada semua pengontrol domain di dalam enterprise. Idealnya, cobalah untuk menginstal perangkat lunak tersebut pada semua sistem server dan klien lainnya yang harus berinterakasi dengan pengontrol domain. Optimal untuk menangkap virus di titik paling awal, seperti firewall atau sistem klien di mana virus pertama kali diperkenalkan. Hal ini akan mencegah virus untuk mencapai sistem infrastruktur yang dipakai klien.
* Gunakan versi perangkat lunak antivirus yang didesain untuk bekerja dengan pengontrol domain Direktori Aktif dan yang menggunakan Antarmuka Pemrograman Aplikasi (APIs) yang benar untuk mengakses file pada server. Versi lama sebagian besar perangkat lunak vendor mengubah metadata file dengan tidak benar saat dipindai, menyebabkan mesin Layanan Replikasi File untuk mengenali perubahan file dan oleh karenanya menyuruh file untuk mereplikasi. Versi yang lebih baru mencagah masalah ini terjadi. Untuk informasi lebih lanjut, klik nomor artikel di bawah ini untuk melihat artikel di dalam Basis Pengetahuan Microsoft:
815263 (http://support.microsoft.com/kb/815263/ ) Program optimisasi antivirus, cadangan, dan disk yang kompatibel dengan layanan Replikasi File (Artikel ini mungkin berisi link ke konten berbahasa Inggris (belum diterjemahkan)).
* Jangan menggunakan pengontrol domain untuk browse Web atau untuk menjalankan kegiatan lain yang dapat memperkenalkan kode berbahaya.
* Jika memungkinkan, jangan menggunakan pengontrol domain sebagai server berbagi file. Perangkat lunak pemindai virus harus dijalankan selain semua file yang dibagi, dan hal ini dapat menyebabkan muatan yang tidak sesuai dalam prosesor dan sumber daya memori server
* Jangan meletakkan file database dan log Direktori Aktif atau FRS pada volume terkompresi sistem file NTFS.
Untuk informasi lebih lanjut, klik nomor artikel di bawah ini untuk melihat artikel di dalam Basis Pengetahuan Microsoft:
318116 (http://support.microsoft.com/kb/318116/ ) Masalah dengan Database Jet pada kandar terkompresi (Artikel ini mungkin berisi link ke konten berbahasa Inggris (belum diterjemahkan)).
* Jangan memindai file dan folder berikut ini. File ini tidak beresiko terinfeksi, dan apabila Anda memasukkannya, akan menyebabkan masalah kinerja yang serius karena file terkunci. Di mana seperangkat khusus file diidentifikasi menurut nama, kecuali file yang ada di luar folder. Terkadang, keseluruhan folder harus dikecualikan. Jangan mengecualikan salah satu dari ekstensi berbasis nama berikut; contohnya, jangan mengecualikan semua file dengan ekstensi .dit). Microsoft tidak memiliki kontrol pada semua file lain yang menggunakan ekstensi yang sama sebagaimana ditampilkan berikut ini.

Penting Bagian ini, metode, atau tugas yang memuat langkah-langkah untuk mengubah registri. Namun, masalah yang serius dapat terjadi apabila Anda tidak tepat dalam mengubah registri. Oleh karena itu, pastikan Anda mengikuti langkah-langkah tersebut dengan seksama. Untuk perlindungan tambahan, buat cadangan registri sebelum Anda mengubahnya. Kemudian, Anda dapat memulihkan registri apabila terjadi kesalahan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara membuat cadangan dan memulihkan registri, klik nomor artikel dibawah ini untuk melihat artikel pada Basis Pengetahuan Microsoft:
322756 (http://support.microsoft.com/kb/322756/ ) Cara membuat cadangan dan memulihkan registri pada Windows (Artikel ini mungkin berisi link ke konten berbahasa Inggris (belum diterjemahkan)).
o File Direktori Aktif dan yang berkaitan dengan Direktori Aktif:
+ File database NTDS utama. Lokasi file ini ditentukan di dalam kunci registri berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NTDS\Parameters\DSA Database File
Lokasi default adalah %windir%\ntds. Kecualikan file berikut ini:
Ntds.dit
Ntds.pat
+ File log transaksi Direktori Aktif. Lokasi file ini ditentukan di dalam kunci registri berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NTDS\Parameters\Database Log Files Path
Lokasi default adalah %windir%\ntds. Kecualikan file berikut ini:
EDB*.log (karakter wildcard mengindikasikan bahwa mungkin terdapat beberapa file)
Res1.log
Res2.log
Ntds.pat
Catatan Microsoft Windows Server 2003 tidak lagi menggunakan file Ntds.pat.
+ Folder Aktif NTDS yang ditentukan di dalam kunci registri berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NTDS\Parameters\DSA Working Directory
Kecualikan file berikut ini:
Temp.edb
Edb.chk
o File SYSVOL:
+ Folder Aktif Layanan Replikasi File (FRS) yang ditentukan di dalam kunci registri berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NtFrs\Parameters\Working Directory
Kecualikan file berikut ini:
FRS Working Dir\jet\sys\edb.chk
FRS Working Dir\jet\ntfrs.jdb
FRS Working Dir\jet\log\*.log
+ File Log Database FRS yang berlokasi di dalam kunci registri berikut ini:
HKEY_LOCAL_MACHINE\system\currentcontrolset\services\NtFrs\Parameters\DB Log File Directory
Lokasi default adalah %windir%\ntfrs. Kecualikan file berikut ini:
FRS Working Dir\jet\log\*.log (apabila kunci registri tidak ditetapkan)
DB Log File Directory\log\*.log (apabila kunci registri ditetapkan)
+ Folder Staging yang ditentukan di dalam kunci registri berikut ini dan semua submap folder Staging:
HKEY_LOCAL_MACHINE\system\currentcontrolset\services\NtFrs\Parameters\Replica Sets\GUID\Replica Set Stage

Lokasi terbaru folder Staging dan semua sub-mapnya adalah target reparse sistem file dari folder staging tetapan replika. Default Staging ke lokasi berikut ini:

%systemroot%\sysvol\staging areas

Lokasi terbaru folder SYSVOL\SYSVOL dan semua sub-mapnya adalah target reparse sistem file dari akar tetapan replika. Folder SYSVOL\SYSVOL default untuk lokasi berikut ini:

%systemroot%\sysvol\sysvol
+ folder Prainstal FRS yang berada di dalam lokasi berikut ini:
Akar_replika\JANGAN_MENGHAPUS_Direktori__PraInstal_NtFrs
Folder Prainstal selalu terbuka saat FRS dijalankan.

Ringkasnya, daftar folder yang ditargetkan dan dikecualikan untuk pohon SYSVOL yang terletak di lokasi default akan tampak sama seperti berikut ini:

1. %systemroot%\sysvol Exclude 2. %systemroot%\sysvol\domain Scan 3. %systemroot%\sysvol\domain\DO_NOT_REMOVE_NtFrs_PreInstall_Directory Exclude 4. %systemroot%\sysvol\domain\Policies Scan 5. %systemroot%\sysvol\domain\Scripts Scan 6. %systemroot%\sysvol\staging Exclude 7. %systemroot%\sysvol\staging areas Exclude 8. %systemroot%\sysvol\sysvol Exclude



Apabila salah satu folder atau file yang dipindahkan atau diletakkan di lokasi yang berbeda, pindai atau kecualikan elemen yang ekuivalen.
o DFS

Sumber daya yang sama yang dikecualikan untuk tetapan replika SYSVOL juga harus dikecualikan saat digunakan FRS untuk mereplika bagian yang dipetakan ke akar DFS menghubungkan target pada komputer anggota atau pengontrol domain berbasis Windows 2000 atau Windows Server 2003.

Read More......

Troubleshooting pada Windows Server 2003

Gejala: Setelah Anda mengubah password administrator pada server 2003, Anda tidak dapat mengakses beberapa informasi seperti server event log.

Cause: When using Reset Password on Local Users and Groups, that may cause irreversible loss of information. Menyebabkan: Bila menggunakan RESET Sandi Lokal Users and Groups, yang dapat menyebabkan hilangnya informasi yg tak dpt diubah. You should use Ctrl+Alt+Del instead of Reset Password to change administrator password. Anda harus menggunakan Ctrl + Alt + Del, bukan Reset Password untuk mengubah password administrator.
Some Services Do Not Start After You Upgrade to Win 2003 Beberapa Layanan Tidak Mulai Setelah Anda Upgrade ke Win 2003
Symptoms: After you upgrade your w2k to 2003, when attempting to start the computer, some Windows services do not start. Gejala: Setelah Anda meng-upgrade w2k ke 2003, ketika mencoba untuk memulai komputer, beberapa layanan Windows tidak dimulai. Additionally, you may receive a message that states that the page file is too small or that you do not have a page file. Selain itu, Anda mungkin akan menerima pesan yang menyatakan bahwa halaman file yang terlalu kecil atau yang tidak memiliki halaman file.
Resolutions: This behavior occurs if you removed Read & Execute, List Folder Contents and Read permissions for the Authenticated Users group on the drive where Windows is installed before you upgrade to 2003. Resolusi: perilaku ini terjadi jika Anda hapus Baca & Jalankan, Daftar Isi Folder dan Baca izin untuk dikonfirmasi User grup pada drive di mana Windows diinstal sebelum anda meng-upgrade ke 2003. To resolve this issue, add the Authenticated Users group to the drive where Windows is installed, and then assign permissions. Untuk mengatasi masalah ini, tambahkan ke grup dikonfirmasi User drive di mana Windows terinstal, dan kemudian memberikan izin.
"STOP 0x0000008E" Error Message Occurs When You Upgrade to Windows Server 2003 "STOP 0x0000008E" Pesan Kesalahan terjadi jika Anda Upgrade ke Windows Server 2003
Symptoms: When attempting to upgrade a 2000 Server computer to Server 2003, you may receive a Stop error message similar to the following during the text-mode portion of Setup: STOP: 0x0000008E (0xC0000006, 0x808F1210, 0xFC99F5C0). Gejala: Ketika mencoba untuk meng-upgrade sebuah komputer Server 2000 ke Server 2003, Anda mungkin akan menerima pesan kesalahan Berhenti serupa dengan berikut ini pada teks-mode dari Setup: STOP: 0x0000008E (0xC0000006, 0x808F1210, 0xFC99F5C0). Additionally, you can no longer access the partition that contains the operating system. Selain itu, Anda tidak lagi dapat mengakses partisi yang berisi sistem operasi.

Resolutions: To avoid this problem, remove the disk that contains the Winnt.sif file from the computer's floppy disk drive before you upgrade to Server 2003. Resolusi: Untuk menghindari masalah ini, hapus disk yang berisi Winnt.sif file dari komputer floppy disk drive sebelum anda meng-upgrade ke Server 2003. The Winnt.sif file is only used in unattended installations. Winnt.sif file yang hanya digunakan dalam instalasi tanpa perawatan. Do not use it with the repartition=yes parameter when you upgrade a 2000 server to Server 2003. Jangan gunakan dengan repartition = yes parameter ketika anda meng-upgrade sebuah server 2000 ke Server 2003.
Windows 2000 Pro or 2003 Server Is Inaccessible from the Domain 2000 Pro atau Windows Server 2003 is Inaccessible dari Domain
Symptoms: When attempting to connect to a Windows 2000 Pro or 2003 server from other computers on the network, you may receive one of the following error messages. Gejala: Ketika mencoba untuk menyambung ke Windows 2000 Pro atau 2003 server dari komputer lain pada jaringan, Anda mungkin menerima salah satu pesan kesalahan berikut.

* From a Microsoft Windows NT Server 4.0-based computer, you receive the following error message: Error = There are currently no logon servers available to service the logon request. Dari Microsoft Windows NT Server 4,0 berbasis komputer, Anda menerima pesan kesalahan berikut: Error = Saat ini tidak ada logon server tersedia untuk melayani permintaan logon.
* From a Microsoft Windows 98-based computer, you receive the following error message: Error 2215: serverrname is not accessible. Dari Microsoft Windows 98 berbasis komputer, Anda menerima pesan kesalahan berikut: Error 2215: serverrname tidak dapat diakses. The logon server cannot be found Logon server yang tidak dapat ditemukan

The Windows 2000 Pro or 2003 server is logged on to the domain and can connect to everything else on the network, but Event Viewer shows that the computer cannot contact the domain controller. Windows 2000 Pro atau 2003 server login ke domain dan dapat terhubung ke semua orang lain pada jaringan, tetapi Even Viewer menunjukkan bahwa komputer tidak dapat menghubungi domain controller. The Netdiag utility reports that the computer is logged on to the domain through cached credentials. Utilitas yang Netdiag laporan bahwa komputer ini login ke domain melalui credentials cache.

Resolutions : To resolve this behavior, join the Windows 2000 Pro or 2003 server to a workgroup named WORKGROUP, and then restart the computer. Resolusi: Untuk ini perilaku tersebut, bergabung dengan Windows 2000 Pro atau 2003 server yang bernama workgroup WORKGROUP, kemudian restart komputer. Rejoin the computer to the domain, and then restart the computer again. Bergabung kembali komputer ke domain, dan kemudian restart komputer lagi. The computer no longer logs on through cached credentials. Komputer tidak lagi pada log cache melalui surat.

Read More......

Instalasi Windows Server 2003 pack II

Pada Setup Windows Server 2003 - Bagian 1, kita telah melakukan instalasi Windows Server 2003 dengan konfigurasi standar. Beberapa konfigurasi lainnya masih harus dicustomize agar sesuai dengan kebutuhan sistem yang diharapkan.

Pada bagian ke-2 ini, kita akan melakukan instalasi beberapa komponen tambahan yang diperlukan dan melakukan beberapa konfigurasi minimum untuk Windows Server 2003.

Instalasi Windows Server 2003 Service Pack 2

1. Masukkan CD Windows Server 2003 Service Pack 2
2. Jika Autorun tidak aktif, jalankan melalui menu Start.
Caranya:
1. Klik ‘Start’->’Run
2. Klik ‘Browse’. Pilih lokasi CD-ROM, dan pilih file ‘SRSP2.CMD’
3. Setup akan mengekstrak file-file instalasi dan menampilkan kotak dialog seperti berikut.

  1. Klik ‘Next’ dan lanjutkan sampai selesai.
  2. Restart

Instalasi Driver

Anda harus melakukan instalasi driver-driver hardware di komputer dengan CD/DVD instalasi hardware bersangkutan. Jika driver untuk Windows Server 2003 tidak ditemukan, coba dengan driver untuk Windows XP atau download dari website vendor bersangkutan.

Instalasi Internet Information Service (IIS)

  1. Jalankan ‘Add or Remove Programs’ dari Control Panel
  2. Klik button ‘Add/Remove Windows Components’
  3. Double click ‘Application Server’
  4. Double click ‘Internet Information Service (IIS)’
  5. Pilih ‘File Transfer Protocol (FTP) Service’
  6. klik OK.

Membuat Partisi

Partisi untuk dokumen, database, dan file-file temporer sebaiknya dipisah. Untuk membuat partisi di Windows Server 2003, ikuti langkah berikut:

  1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
  2. Pilih ‘Disk Management’
  3. Klik ‘Disk 0′ pada daftar disk dan klik kanan.
  4. Pilih ‘New Partition’
  5. Pilih ‘Extended Partition’, isi ukuran partisi yang dibutuhkan dan klik ‘Next’
  6. Pilih filesystem ‘NTFS’.
  7. Ulangi langkah 1-6 untuk partisi yang lain.

Membuat User Account

Anda harus membuat user account khusus untuk pemakaian biasa dan jangan gunakan account Administrator. Gunakan account Administrator jika diperlukan, misalnya instalasi software atau hardware.

  1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
  2. Pilih ‘Local Users and Groups’
  3. Pilih ‘Users’
  4. Klik kanan di daftar user dan pilih ‘New User’
  5. Isi dengan nama user yang Anda inginkan.
  6. Klik ‘Create’

Read More......

Instalasi Windows Server 2003

Artikel ini adalah tutorial singkat mengenai instalasi Windows Server 2003 ke komputer PC untuk digunakan dalam sistem Voucha II. Jika Anda menggunakan server built-up seperti IBM xSeries atau Dell PowerEdge, anda harus baca manual instalasi yang disertakan bersama server tersebut. Instalasi ini dapat diterapkan pada :


1. Windows Server 2003 x86
2. Windows Server 2003 x86 Service Pack 1

3. Windows Server 2003 x86 R2
4. Windows Server 2003 x86 Service Pack 2

Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Hal-hal yang perlu Anda siapkan:
1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003 (Enterprise Edition)
2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.
3. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau lebih), video card true-color dengan resolusi 1024×768.

Baiklah mari kita mulai:

Boot komputer dengan CD Windows Server 2003

Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server 2003. Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.

Tekan tombol ‘ENTER’ di keyboard. Anda akan menuju ke layar EULA


Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003.

Membuat Partisi

Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003. Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000MB (1GB).

Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’.

Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.

Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda.

Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup meng-copy file-file ke partisi Windows.


Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan me-restart komputer dan boot ulang.


Windows Server Setup GUI

Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard berikut:


Pilih ‘Customize’, dan lakukan setting seperti screen di bawah ini.


Klik ‘OK’, kembali ke layar sebelumnya dan klik ‘Next’.


Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.

Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik ‘Next’


Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.

Isi ‘Computer Name’ dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’.

Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan instalasi Network.

PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’.

Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.

Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’. Kemudian klik ‘Next’.

Isi nama Workgroup yang diinginkan, misalnya : ‘VOUCHA’. dan klik ‘Next’.

Setup mencopy file-file komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan boot ulang komputer Anda.

Selamat, Anda berhasil melakukan instalasi Windows Server 2003!

Read More......

Selasa, 06 Januari 2009

KELEBIHAN YANG DIMILIKI SISTEM OPERASI WINDOWS

Sistem Operasi Windows, terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya, terbukti telah berhasil menjadi sebuah sistem operasi yang paling dominan di dunia saat ini. Kemampuan Graphical User Interface (GUI) Windows dari waktu ke waktu telah menjadi ‘tradisi’ desktop standart Sistem Operasi di dunia.


Sebagai contohnya keluaran terbaru dari windows, yaitu Windows Vista yang memiliki fitur-fitur baru dan yang di perbaharui sebagai berikut :

* Windows Aero: desain baru antarmuka pengguna, singkatan dari Authentic, Energetic, Reflective, and Open. Antarmuka baru ini dimaksudkan agar lebih estetis dan bersih ketimbang antarmuka Windows sebelumnya, termasuk jendela-jendela transparan, animasi, dan tampilan yang bagus.
* Windows Shell: Windows shell yang baru ini berbeda sekali dengan Windows XP. Sebagai contoh, Start Menu yang telah diubah, bahkan kata “Start” pun telah digantikan dengan tombol Windows “Pearl” biru yang baru.
* Fasilitas Pencarian (Quick Search):
* Windows Sidebar:
* Internet Explorer 7+:
* Windows Media Player 11:
* Windows Media Center:
* Windows Live Show :
* User Account Control:
* Windows Firewall With advanced security:
* Windows Defender:
* Windows Mail:
* Windows Update:
* Parental Control:
* Windows Sideshow:
* Speech recognition:
* New Fonts:
* Games:
* Windows Calendar:
* Windows Photo Gallery:
* Windows DVD Maker:
* Windows Collaboration:
* SuperFetch:
* ReadyBoost:
* ReadyDrive:
* Touchscreen:
* Problem Reports and Solutions:
* Virtual Folder:

Windows Vista dimaksudkan untuk diluncurkan sebagai produk berbasis-teknologi, sebagai sistem yang solid yang mencakup teknologi-teknologi baru tingkat tinggi. Banyak di antaranya merupakan teknologi yang berkaitan dengan bagaimana sistem berfungsi, yang bekerja di belakang layar dan tidak terlihat oleh pengguna akhir.
Menurut Microsoft, komputer yang dapat menjalankan Windows Vista diklasifikasikan sebagai “Vista Capable” dan “Vista Premium Ready“

* Komputer “Vista Capable” memerlukan minimal prosesor 800MHz, 512MB RAM, dan kartu grafis dengan kelas DirectX 9. Namun klasifikasi ini tidak akan mampu untuk mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero.
* Komputer “Vista Premium Ready” memerlukan setidaknya prosesor 1GHz, 512 MB RAM, dan kartu grafis yang kompatibel dengan antarmuka Aero minimal 128MB serta mendukum WDDM yang baru.



Logo komputer yang siap untuk dipasangi Windows Vista (meski dikonfigurasi untuk Windows XP


Komputer Vista Capable atau sejenis, memerlukan minimal prosesor dengan kecepatan 800 MHz, Memory 512 MB RAM dan kartu grafis yang mendukung DirectX 9. Komputer jenis ini tidak mampu mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero. Sebaliknya Komputer Vista Premium Ready dapat mendukung fitur “high-end” Vista tetapi, sedikitnya diperlukan prosesor 1 GHz , memory utama 1 GB, dan class kartu grafis yang kompatibel dengan Aero dengan memory minimal 128 MB dan mendukung Windows Display Driver Model yang baru.
Vista Capable Vista Premium Ready(32 bit & 64 bit)
Prosesor 800 MHz 1 GHz/Dual Core
Memori 512MB RAM 1 GB RAM
GPU mendukung DirectX 10 mendukung DirectX 10, dengan Hardware Pixel Shader v2.0, dan driver WDDM
GPU Memory 64 MB RAM 128 MB RAM
HDD 20GB 40GB
Area HDD kosong 15GB 15GB
Perangkat lainnya CD-ROM, Mouse dan Keyboard PS/2 DVD-ROM, Mouse dan Keyboard PS/2, Speaker untuk multimedia



Namun jika kita mau mencoba dan melihat seksama Sistem Operasi yang lain, seperti Linux dan Mac, maka kita akan menyadari, bahwa di luar feature standart Windows sebenarnya juga masih banyak fitur menarik lain yang disajikan Sistem Operasi lain, yang juga akan sangat berguna dalam proses komputasi kita sehari-hari. Fitur-fitur menarik tersebut dimiliki tidak hanya oleh Linux, tapi juga Mac dari Apple.

Linux pun mengeluarkan versi barunya yaitu Linux CentOS Versi 5.2 i386 LiveCD yang membuat Kita dapat menggunakan CentOS 5.2 LiveCD sebagai workstation kita, di mana di dalam paket yang disertakan terdapat berbagai macam aplikasi yang dapat kita gunakan antara lain OpenOffice.org 2.3.0, Firefox 3.0, Pidgin 2.3.1, Scribus 1.3.3.2, K3b 0.12.17, Gimp 2.2.13 dan masih banyak lagi.
LiveCD dari versi CentOS ini dapat digunakan sebagai rescue CD dengan aplikasi di dalamnya yaitu antara lain :

* memtest86 +-1.65
* kelengkapan struktur dari LVM dan aplikasi RAID command line applications
* OTParted
* Nmap dan NmapFE
* Traceroute
* Samba-3.0.28 dengan cifs kernel dimana terdapat dukungan untuk koneksi ke Windows Shares
* System Log Viewer
* GUI Hardware Device Manager

Namun terdapat beberapa masalah yang ada dalam versi LiveCD, termasuk fakta mengenai tidak bisa melakukan boot secara berhasil apabila menggunakan SATA CD-Room drive, dan kita akan diberikan beberapa pesan eror yang harus kita ignore seperti :

memory for crash kernel (0×0 to 0×0) not within permissible range udevd[xxx]: add_to rules: unknown key ‘ATTRS{media}’

CentOS memiliki dukungan yang sama arsitekturnya dengan leluhurnya yaitu Red Hat Enterprise Linux, dimana CentOS ini dapat berjalan pada platform antara lain : Intel x86- (32-bit), Intel IA-64 (Itanium 64-bit), x86-64 (64-bit, AMD’s AMD64 and Intel’s Intel 64), PowerPC/32 (Apple Macintosh PowerMac running the G3 or G4 PowerPC processor) (”beta” support), IBM Mainframe (eServer zSeries and S/390). Adapun terdapat 2 jenis platform yang tidak dapat menjalankan CentOS yaitu platform yaitu Alpha and SPARC (”beta” support).




Sedangkan pada Mac OS teknologi yang digunakan antara lain :

QuickDraw : model pengimej imaging model yang pertama memberikan pasaran pukal WYSIWYG
Finder : antaramuka untuk melayari filesystem dan melancarkan applikasi
MultiFinder : versi pertama yang menyokong menjalankan lebih dari satu perisian secara serentak
Chooser : perkakasan untuk mencapai network resources (contoh: mengaktifkan AppleTalk)
ColorSync : teknologi untuk memastikan pemadanan warna yang sesuai
Pengurusan ingatan OS Mac : bagaimana Mac menguruskan RAM dan ingatan maya sebelum bertukar kepada UNIX
Pengemulasian Motorola 68000 oleh PowerPC : bagaimana Mac menangani transisi arkitektural daripada CISC kepada RISC (lihat emulator Mac 68K)Desk Accessories : perisian kecil “helper” yang boleh dijalankan seiring dengan sebarang perisian lain, sebelum munculnya MultiFinder atau System 7.
PlainTalk : teknologi sintesis pertuturan and pengecaman pertuturan
Mac-Roman : set aksara




Berikut ini contoh tampilan Mac OS
Menurut PCWorld, total ada 18 buah feature dari Sistem Operasi ‘tetangga’ ini yang seharusnya juga dimiliki Windows untuk menunjang kelengkapannya.

Adapun 18 feature dari OS lain yang menurut PCWorld sangat bermanfaat dan akan menjadikan Windows lebih lengkap adalah :

1. Expose – dari Mac OS
2. Virtual Workspaces – dari Linux, PC-BSD, Mac
3. Back to My Mac - dari Mac OS
4. Screen Sharing – dari Mac

5. Time Machine – dari Mac
6. ISO Burning – dari Linux, PC-BSD, Mac

7. Stickies – dari Linux, Mac
8. Podcast Capture – dari Mac
9. Software Repositories – dari Linux, PC-BSD
10. Desktop Cube - Linux, PC-BSD
11. Application Dock – dari Mac
12. Automated Screen Shots – dari Mac
13. Multitouch Trackpad Gestures – dari Mac
14. Cover Flow – dari Mac

15. Pre-Installed Web Server –dari Mac, Linux, PC-BSD
16. POSIX Compliance – dari BeOS, Mac, Linux, PC-BSD
17. Standardized Menu Ribbon – dari Mac
18. Single-File Applications – dari Mac

Read More......

Senin, 05 Januari 2009

Pantau Kesehatan Hardisk Dengan DISKINFO



Hardisk adalah salah satu komponen terpenting komputer. Di hardisk inilah semua data tersimpan, mulai dari operating system, software, dan data-data hasil pekerjaan kita.

Apa yang kita rasakan jika ternyata pekerjaan kita di komputer yang sudah tersimpan selama beberapa tahun hilang begitu saja karena hardisk kita rusak. Apalagi kita tidak punya backup datanya di hardisk lain. Wah, bisa stress jika menghadapi kehilangan data tersebut. Jika kerusakan hardisk karena kerusakan sistem partisi, masih ada kemungkinan untuk di recovery, tapi jika kerusakan hardisk disebabkan oleh kerusakan fisik, misalnya karena overheating (suhu yang terlalu tinggi) sehingga hardisk terbakar maka kemungkinandata Anda terselamatkan sangat kecil. Sehingga sudah seharusnya kita secara rutin memantau kondisi kesehatan hardisk agar data-data kita aman dari kerusakan hardisk. Lalu bagaimana cara memantau hal tersebut ? Dengan menggunakan sebuah freeware bernama DISKINFO maka kita bisa memantau kondisi kesehatan hardisk secara real time. Freeware ini berukuran kecil, hanya 730 KB dan kita tidak usah melakukan instalasi tinggal double klik file DiskInfo.exe maka program akan segera berjalan dan memantau kesehatan hardisk kita.

Read More......

Rabu, 19 November 2008

TUTORIAL WORDPRESS

Setelah kita pelajari dan praktekkan cara buat blog di wordpress.com, maka berikut tutorial lengkap wordpress untuk memahami menu-menu yang ada di Dasbor atau Dashboar wordpress.

Tutorial wordpress kali ini saya harap cukup mewakili setiap pertanyaan blogger pemula yang ngeblog di wordpress. Seri tutorial wordpress yang lain silahkan lihat di bagian bawah artikel ini.
Setelah login, kita akan langsung masuk ke Dashboard atau Dasbor. Di situ terdapat dua baris menu utama. Yang bagian atas atau sebut saja “menu atas” ada menu Dasbor (Dashboard), (a) Tulis (Write), (b) Kelola (Manage), (c) Desain (Design), (d)Upgrade.

Di bawahnya (saya sebut “menu bawah”) ada menu (a) Statistik blog (Blog Statistic), (b) Peselancar Blog (Blog Surfer), (c) Komentar Saya (My Comment), (d) Penyelancar Tag (Tag Surfer).
1. Fungsi Menu-menu bagian Atas
A. Tulis (Write): untuk (i) menulis posting tulisan kita; (ii) membuat Page / halaman statis / menu.
C. Kelola (Manage), kalau diklik akan muncul 6 (enam) submenu lagi sbb:
b.1. Tulisan (posts) berfungsi menampilkan artikel-artikel yang sudah kita posting. Kita juga dapat mengedit (menyunting) tulisan-tulisan tersebut dengan mengklik “sunting” atau “edit” di artikel yang akan diedit.
b.2. Halaman (pages), berfungsi menampilkan halaman statis / Pages yang sudah kita buat. Di sini kita bisa mengedit halaman yang ada atau membuat halaman baru.
b.3. Taut (Link) untuk menambah atau mengedit link / blogroll
b.4. Kategori (Category), untuk mengedit, mendelete atau membuat kategori baru.
b.5. Tag, untuk menambah, mendelete atau mengedit tag
b.6. Kategori Taut (Kategori link).
b.7. Pustaka Media, tempat link file atau image yang sudah diupload
b.8. Impor, untuk mengimpor file content dari blog lain.
b.9. Ekspor, untuk mengekspor file di blog ke blog lain.
C. Komentar (Comment), kalau diklik akan muncul 3 (tiga) submenu lagi sbb:
c.1. Komentar, menampilkan seluruh komentar di blog Anda. Di sini kita bisa mengedit atau mendelete komentar yang ada.
c.2. Menunggu Moderasi (Waiting Moderation), kalau diklik akan menampilkan komentar yang masuk daftar moderasi yang bisa Anda edit dengan “setujui” (approve), hapus (delete), spam (dianggap spam).
c.3. Akismet Spam, kalau diklik akan menampilkan komentar yang masuk daftar spam (sampah).
D. Blogroll (tambah link)
Kalau diklik akan muncul 4 (empat) submenu sbb:
d.1. Kelola (manage) blogroll, untuk mengedit, merubah atau menghapus taut (link) yang ada.
d.2. Tambahkan taut (Add link), untuk menambah link baru.
d.3. Impor taut (Import link), untuk mengimpor daftar link dg OPML atau file di komputer kita.
d.4. Kategori (category), kategorisasi link. Bedakan dengan kategori posting (lihat, b.4.)
E. Tampilan (Presentation), kalau diklik akan muncul 5 (lima) submenu sbb:
e.1. Tema (Theme), menampilkan daftar template yang bisa kita pilih untuk blog kita. Tinggal klik template yang kita suka.
e.2. Widgets, untuk mengaktifkan widget dan memilih widget yang ingin kita tampilkan di sidebar.
e.3. Extras, untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan pratilik Snap. By default (aslinya) sudah aktif, klik tanda tik (uncheck) supaya tidak aktif. Saya lebih menganjurkan fasilitas Snap ini dinonaktifkan saja karena cukup mengganggu.
e.4. Current Theme Options, berfungsi untuk (a) merubah header blog. Bisa diganti dengan header buatan sendiri; (b) Setting warna dan posisi sidebar blog; (c) Mengisi informasi personal untuk ditampilkan sebagai data waktu memberi komentar; dan (d) untuk reset (menghapus dan mengembalikan ke setting-an awal.
e.5. Edit CSS, untuk merubah CSS template blog. Ini bagi blogger lanjut, tak cocok bagi pemula.
F. Pengguna (Users)
Untuk menambah user / pengguna yang memiliki akses ke blog Anda sebagai kontributor, co-author, atau subscriber. Anda bisa memiliki lebih dari satu user untuk akses ke blog Anda.
G. Opsi (Options). Kalau diklik akan muncul 8 (delapan) submenu sbb:
g.1. Opsi Umum, berfungsi untuk (a) Membuat atau mengedit judul blog, (b) Slogan (deskripsi) blog, (c) Memilih / mengedit bahasa yang digunakan di blog, (e) Dll.
g.2. Menulis atau Opsi Menulis, yang terpenting dalam submenu ini adalah menu “Kategori tulisan standar”. Pilih dari daftar kategori tentang kategori apa yang akan dipakai secara by-default di posting (saya piliha kategori fatih-syuhud). Ini artinya kalau saya lupa memakai kategori dalam sebuah posting, maka otomatis artikel tersebut akan masuk kategori fatih-syuhud.
g.3. Membaca atau Opsi Membaca. (a) Halaman Depan (Frontpage), pilih “Tulisan Terakhir” (sudah otomatis); (b) Halaman Blog (Blog post), pilih berapa artikel yang tampil di halaman utama; (c) Umpan Sindikasi (Syndicated Feed), “Tunjukkan yang terkini:” pilih 10; “Untuk tiap artikel, tunjukkan:”, pilih Teks Penuh; (d) Feeds yang diperkaya (Rich feeds), kasih tanda tik (check) di semua kotak. Jangan lupa klik “Perbarui Opsi” atau “Update Options”
g.4. Diskusi atau Opsi Diskusi
g.4.i. Di “Penataan biasa untuk sebuah artikel:” yang terpenting di sini adalah kotak ketiga. Kasih tanda tik di “Izinkan orang untuk mengirim komentar pada artikel” supaya kotak komentar terbuka di bawah setiap artikel Anda.
g.4.ii. Di “E-mail saya setiap kali:” (a) kasih tanda tik di kotak pertama bila Anda ingin dapat laporan ke email Anda setiap ada yang berkomentar di blog Anda; dan (b) kasih tanda tik di “Sebuah komentar ditahan untuk moderasi” apabila Anda ingin dapat email setiap ada komentar yang dimoderasi. Yang (b) ini khusus bagi blogger yang memoderasi kotak komentarnya.
g.4.iii. Di “Sebelum sebuah komentar muncul:” (a) Kasih tanda tik apabila ingin memoderasi setiap komentar (saran, sebaiknya tidak dimoderasi); (b) Kasih tanda tik di “Penulis komentar harus mengisi nama dan e-mail” apabila Anda ingin setiap komentator menulis alamat email dan situsnya; (c) Di “Penulis komentar harus mempunyai komentar yang disetujui sebelumnya” sebaiknya tidak dikasih tanda tik.
g.5. Privasi (Privacy). Opsi Privasi. Kasih tanda tik di “Saya ingin blog ini tampak di mesin pencari seperti Google dan Sphere, dan di senarai publik milik WordPress.com.” supaya masuk mesin pencari google, yahoo, msn, dll.
g.6. Hapus Blog atau Delete Blog.
Awas! Menu ini jangan dibuka-buka, kecuali kalau memang Anda dan blog Anda sudah bosan hidup.
g.7 yaitu OpenID dan g.8 Domain-domain. Submenu ini tidak begitu penting, yang penasaran silakan lihat sendiri.


Read More......

Senin, 27 Oktober 2008

Instalasi LAMP di Ubuntu

Cara instalasi Lamp server Ubuntu pertama:
- Siapkan CD ubuntu 7.04 server

KEDUA:
Pilih Bahasa yang akan digunakan
KETIGA :
Pilih Lokasi bahasa yang akan digunakan
KEEMPAT :
Jika anda ingin mendeteksi keyboard maka pilih yes, tetapi jika tidak pilih no saja
KELIMA:
Pilih Origin keyboard kemudian tekan “enter”

KE ENAM :
Pilih loyoutkeyboard keudian tekan “enter”
KE TUJUH ;
Mendeteksi perangkat keras cd-rom
KE DELAPAN;
Masukan hosaname untuk system sebagai contohnya “ubuntulamp”
KE SEMBILAN;
menditeksi file-file system
SEPULUH ;
Ada tiga pilihan
-Pertama “guided - use entire disk” yaitu menggunakan seluruh kapasitas hdd
- Kedua ” guided -use enteri disk and set up LVM” yait menggunakan seluruh
kapasitas hdd sekaligus setup LVM nya
- Ketiga “manual” yaitu menggunakan partisi manual
!perhatian seluruh data akan dihapus

SEBELAS ;
Memulai pebuatan Partisi “yes”
DUABELAS;
Configurasi waktu jika sesuai utcpilih yes, jika tidak pilih no
TIGABELAS ;
Anda perlu untuk mengisi fullname untuk pengguna sebagai contohnya “administrator” kemudian tekan “enter”
username untuk Account
kemudian kata Sandi
Confirmasi kata sandi kembali
Installasi system base
EMPAT BELAS ;
Pilih Lamp server karena kita akan melakukan installasi lamp server
!installasi software
Installasi GRUB boot
Installasi telah selesai dan berjalan dengan lancar untuk melnjutkan pilih “Continue”
Setelah restart kemudian anda login dengan username yang anda buat tadi
Itu tadi adalah cara installasi Lamp server di Ubuntu 7.04 semoga bermanfaat

Read More......

Instalasi SAMBA pada Ubuntu

1. Pengenalan
SMB (Server Message Block), adalah protokol untuk sharing file dimana menggunakan nama komputer dan tipe numerik untuk membuat nama dari NetBIOS (Network Basic Input/Ouput System).

2. Instalasi Samba
Download paket samba dari http://www.samba.org, lalu compile dengan smbmount, tentukan dimana akan menyimpan manual direktori $MANPATH. Keadaan awal file smb.conf berada di /usr/local/samba/lib/
dan file password di /usr/local/samba/private/ .
$ cd samba-2.2.3a/source
$ ./configure –with-smbmount –mandir=/usr/man
$ make
# make install
$ cd ../..

3. Konfigurasi Samba

Beberapa bagian konfigurasi yang perlu di perhatikan,

log level = 1

file log diperlukan untuk memantau koneksi apa saja yang terjadi, juga bila terjadi gangguan dapat dengan mudah menganalisa. Para developer biasanya lebih suka menggunakan log level = 10.

log file = /var/adm/samba/service-%S.log
log file = /var/adm/samba/user-%u.log
log file = /var/adm/samba/machine-%m.log

interfaces = 192.168.0.0/16 127.0.0.1
bind interfaces only = Yes

Hal ini dilakukan agar samba hanya melayani dalam lingkup localnet saja, hal ini sangat mengurangi resiko keamanan jika host anda memiliki IP Public di internet.

encrypt passwords = Yes

Untuk klien yang menggunakan sistem operasi windows terlebih dahulu di setting lagi agar dapat menggunakan enkripsi password.

password level = 8
username level = 8

Nilai 8 untuk memastikan jika uppercase dan lowercase untuk username dan password tidak menjadi masalah.

log file = /var/log/samba/%m.log
debug level = 1

Simpan file log dalam direktori tertentu. Selalu jalankan debug pada level 1 jika anda ingin mengetahui apa yang sedang terjadi pada samba, level 3 diperlukan jika anda ingin mengetahui informasi yang lebih lengkap, dan level 10 diperlukan jika anda seorang developer samba. Variabel %m digunakan untuk nama komputer dari mesin klien.

time server = Yes

Sinkronisasi waktu untuk klien.

socket options = TCP_NODELAY IPTOS_LOWDELAY SO_KEEPALIVE SO_RCVBUF=4096 SO_SNDBUF=8192

Optimisasi soket. Buatlah suatu file misalnya “dd if=/dev/zero of=testfile count=1024 bs=1024″, kemudian disable program antivirus, restart samba, lalu ambil fie tersebut dan copy kan ke server, berapa lama waktu yang dibutuhkan (SO RCVBUF). Restart samba kemudian copy kembali file tersebut ke workstation, waktu yang dihasilkan merupakan (SO_SNDBUFF).

logon script = %G.bat
domain logons = Yes
os level = 40
lm announce = False
dns proxy = No
wins support = Yes
invalid users = root @wheel
hide unreadable = Yes
hide files = /example.txt/*.bad/
veto files = /*.exe/*.com/*.vbs/*.chm/riched20.dll/*.{*}/lost+found/
veto oplock files = /*.mdb/*.MDB/

[homes]
comment = “%S Home Directory”
username = %S
writable = yes
create mask = 0600
directory mask = 0700
only user = Yes
browseable = No

[sample]
path = /example/sample1
valid users = +usergroup
force group = +usergroup
writable = yes
create mask = 0660
directory mask = 0770

[netlogon]
path = /example/netlogon
admin users = sam
write list = sam

Read More......

Rabu, 22 Oktober 2008

IINSTALASI UBUNTU SERVER 7.10

1. Setup bios boot from CD.

2. Masukkan CD Instalasi Linux Ubuntu Server 7.10 Gutsy Gibbons, tunggu beberapa saat hingga
muncul tampilan awal instalasi.
3. Pemilihan bahasa
Untuk Bahasa kebetulan saya memilih english sebagai defaultnya.

4. Pemilihan negara asal
Defaultnya adalah united states

5. Pendeteksian Keyboard
Untuk mempercepat kita pilih “no” saja sehingga linux akan memberikan default layoutnya.
6. Pendeteksian Hardware – Hardware yang digunakan

7. Konfigurasi jaringan
Pilih konfigurasi jaringan secara manual karena ip yang kita gunakan adalah konfigurasi ip statis

bukan DHCP atau dinamis.
Masukkan IP untuk ethernet 0 yang menjadi sumber internet.
Masukkan netmask untuk jaringan kita 255.255.255.0
Masukkan gateway untuk server kita, dalam hal ini gateway untuk server ubuntu dijaringan saya
adalah 192.168.0.254
Untuk name server address saya isikan sama dengan gatewaynya yaitu 192.168.0.254.
kemudian hostname untuk server ubuntunya.

8. Pembuatan Partisi Linux

Untuk pembuatan partisi kita memilih secara manual agar dapat mengatur besarnya partisi yang
akan digunakan.
Pilih Tipe hardisk yang terdeteksi dan tekan enter.
Lanjutkan dengan memilih “yes” untuk membuat partisi baru dari hardisk yang kita pilih.

Kemudian pilih partisi yang kosong untuk membuat partisi baru dengan menekan enter.
Akan tampil sebuah konfirmasi pembuatan partisi baru. Partisi utama yang harus dibuat adalah
root dan swap.Untuk partisi swap disarankan ukurannya 2x memori phisical (RAM).

Pilih lokasi partisi “primary partition”
Beberapa hal yang harus diperhatikan saat pembuatan partisi antara lain:
a. Tipe Filesystemnya : ext3
b. Mount Point nya : “ / ”
c. Bootable flag : On
Jika telah selesai mengatur tiap partisi pilih “ Done setting up the partition
Pilih “Finish partitioning and write changes to disk” untuk menulis ke partisi di hardisk.

9. Pemilihan Zona Waktu

10. Konfigurasi Sistem Waktu yang digunakan

11. Pembuatan User Account System Linux
Isikan Nama untuk user yang akan dibuat
Isikan username untuk login ke sistem linux


12. Isikan Password untuk user yang baru dibuat dan Ulangi Password

13. Instalasi Paket – Paket Linux Ubuntu
Jika saat proses instalasi linux meminta konfirmasi untuk alamat proxy server yang akan

Read More......

KONFIGURASI UBUNTU SERVER SEBAGAI GATEWAY

Pada tutorial ini kita akan memulai konfigurasi ubuntu server yang telah terinstall
dalam mesin anda sebagai gateway untuk internet dan dipadukan dengan squid
sebagai transparasi proxy.

1. Dimisalkan ubuntu server telah terinstall dalam mesin anda. Kemudian
silahkan login dengan user yang telah dibuat dalam proses penginstallan.

2. Setelah anda login dengan user yang dibuat, kita akan membuat password
untuk user “root” atau administrator dengan mengetik perintah “sudo passwd
root”, kemudian masukkan password untuk user yang kita buat tadi.
Kemudian baru masukkan password untuk user root dari mesin anda
Tim ICT Center Kabupaten Batang Tahun 2008

3. Jika password yang anda masukkan sama maka anda telah berhasil mengganti
password root. Komentar jika password anda tepat adalah “password
updated successfully”

4. Untuk mengecek apakah anda telah dapat login dengan user root ketik “exit”
kemudian login lagi dengan user root dan masukkan password root yang telah
dibuat.
Tampilan jika telah berhasil login dengan user root.

5. Tahap selanjutnya adalah konfigurasi kartu jaringan ubuntu server yang akan
digunakan sebagai router gateway. Sebelumnnya edit file konfigurasi jaringan
dengan nama interfaces yang terdapat di dalam folder /etc/network.
Perintah : cd /etc/network
vim interfaces

6. Kemudian tambahkan konfigurasi ip untuk jaringan di ethernet yang ke lan
atau eth1. Dalam kasus ini sesuai dengan desain jaringan sebelumnya ethernet
yang ke LAN dengan “IP 192.168.20.1” dan ethernet yang ke INTERNET
atau eth0 dengan “IP 172.19.99.21” dan default “gateway
172.19.99.254” Untuk mulai mengedit file interfaces tekan tombol “I”
pada keyboard sehingga status berubah menjadi “INSERT” setelah
selesai menambahkan konfigurasi tekan tombol “ESC”. Untuk
menyimpan konfigurasi dan keluar dari ketik “:wq”.

7. Kemudian untuk menerapkan konfigurasi diatas kita restart konfigurasi
jaringan dengan menggunakan perintah : /etc/init.d/networking restart

8. Cek perubahan konfigurasi IP dengan perintah : “ifconfig”.

9. Setelah itu tambahkan baris “net.ipv4.ip_forward = 1” di dalam file
sysctl.conf baris terbawah yang terdapat dalam folder /etc/, dengan perintah
“ vim /etc/sysctl.conf ”. Sehingga isi file konfigurasinya menjadi :

10. Setelah itu restart kembali konfigurasi jaringan dan coba ping ke alamat
www.google.co.id

11. Setelah mesin ubuntu dapat terkoneksi dengan internet ketik perintah : apt-get
update untuk mengupdate database repository yang diperlukan untuk instalasi
software.

12. Setelah proses update, sekarang kita install software squid yang diperlukan
untuk web-chace dan transparasi proxy dengan mengetik perintah : apt-get
install squid.

13. Jika proses instalasi squid telah berhasil lanjutkan dengan menambahkan
perintah iptablesnya melalui perintah :
iptables –t nat –A PREROUTING –i eth1 –p tcp –dport 80 –j DNAT
–to-destination 192.168.20.1:8080
iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.20.0/255.255.255.0 –j
MASQUERADE
Maksud dari perintah pertama diatas adalah untuk mengalihkan seluruh paket
yang menuju ke ethernet 1 dengan alamat port 80 untuk dialihkan ke port
8080 yang akan menjadi port service dari squid sehingga setiap paket dapat
di monitoring. Sedangkan perintah kedua digunakan untuk
“memasking” jaringan LAN yang terdapat dibawah router agar hanya
ip publik router ubuntu saja yang dikenal di internet.

14. Kemudian Simpan Konfigurasi iptables dengan mengetik perintah : iptablessave
> /etc/network/iptables

15. Agar konfigurasi selalu dapat berjalan saat mesin ubuntu server dihidupkan
ulang atau booting tambahkan baris berikut :
“iptables-restore /etc/network/iptables” di dalam file rc.local yang
terdapat pada folder /etc/init.d/

16. Kemudian restart service dengan menggunakan perintah
“/etc/init.d/rc.local start”.

17. Langkah selanjutnya adalah konfigurasi squid. Caranya adalah dengan
berpindah ke dalam folder /etc/squid dengan menggunakan perintah
“cd /etc/squid”, kemudian edit file squid.conf dan sesuaikan
konfigurasinya menjadi seperti dibawah ini :
http_port 8080 transparent
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \?
#redirect_program /usr/bin/adzapper.wrapper
ipcache_size 2056
ipcache_low 90
ipcache_high 95
cache_mem 95 MB
maximum_object_size 10096 KB
maximum_object_size_in_memory 8 KB
cache_access_log /var/log/squid/access.log
cache_dir ufs /var/spool/squid 900 16 256
cache_log /var/log/squid/cache.log
cache_store_log /var/log/squid/store.log
#Recommended minimum configuration:
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl SSL_ports port 443 # https
acl SSL_ports port 563 # snews
acl SSL_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 # https
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl Safe_ports port 591 # filemaker
acl Safe_ports port 777 # multiling http
acl Safe_ports port 631 # cups
acl Safe_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 901 # SWAT
acl purge method PURGE
acl CONNECT method CONNECT
#Recommended minimum configuration:
Tim ICT Center Kabupaten Batang Tahun 2008
# Only allow cachemgr access from localhost
http_access allow manager localhost
http_access deny manager
http_access deny !Safe_ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports
#http_access deny to_localhost
#================konfigurasi client ================
acl bahaya url_regex "/etc/squid/blokir.txt"
http_access deny bahaya
acl client src 192.168.20.0/24
http_access allow client
#httpd_accel_port 80
#httpd_accel_host virtual
#httpd_accel_single_host off
#httpd_accel_with_proxy on
#httpd_accel_uses_host_header on
http_access allow localhost
http_reply_access allow all
visible_hostname server-smk1.or.id
cache_mgr admin@smk1batang.or.id
forwarded_for on
ie_refresh on

18. Kemudian buat sebuah file didalam folder /etc/squid dengan nama blokir.txt.

19. Setelah mengedit file squid.conf simpan konfigurasi dan restart service squid
dengan mengetik perintah : /etc/init.d/squid restart.

20. Setelah semua konfigurasi selesai, setting ip di client dengan menggunakan
gateway dari ip lan ubuntu server, dimana ipnya adalah 192.168.20.1
kemudian lakukan tes ping ke alamat www.google.co.id

21. Jika berhasil silahkan coba browsing dari client, jika konfigurasi anda benar
akan terbuka alamat yang anda tuju.

Read More......